ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM
RESUME BAB I PERSENTASI
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) BISPAR
A. INFORMASI
Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya.
Terdapat Delapan kategori Sistem Informasi, yaitu:
§ Transaction processing System (TPS)
§ Office Automation System (OAS)
§ Knowledge Work System (KWS)
§ Management Information System (MIS)
§ Decision Support System (DSS)
§ Expert System (ES)
§ Group Decision Support System (GDSS)
§ Executive Support System
Beberapa Teknologi baru diintegrasikan dengan sistem tradisional untuk menghasilkan suatu informasi yang berguna bagi pemakai yaitu E-Commerce menggunakan Web untuk melakukan aktivitas bisnis, Enterprise Resource Planning (ERP) mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan, Peralatan Wireless and handled termasuk mobile commerce (mcommerce), Open Source Software.
Keuntungan menggunakan Web antara lain yaitu meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group, 24 jam akses users, desain interface standard, menciptakan sistem global.
B. Apakah Analisa dan Perancangan Sistem itu??
Adalah suatu pendekatan yang sistematis untuk:
- Mengidentifikasi masalah, peluang, dan tujuan-tujuan
- Menganalisis arus informasi dalam organisasi
- Merancang isitem informasi terkomputerisasi untuk menyelesaikan masalah
Analisis sistem itu menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.
C. Siklus hidup Pengembangan Sistem
Sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis, terdiri dari 7 fase:
1. Fase 1
ü Pengenalan meliputi Masalah, Kesempatan, Tujuan
ü Keterlibatan personal meliputi Analis Sitem, Manajemen User, Manajemen sitem
2. Fase 2
ü Menentukan kebutuhan informasi meliputi Interview manajemen operasi dan personal, Mengumpulkan dokumen system/operasi, Menggunakan questioner, Mengamati system dan keterlibatan personal, Menggunakan pertanyaan who, what, where, when, how, why
ü Keterlibatan personal meliputi Analis system, Manajemen user, Pekerja operasi, Manajemen sistem
3. Fase 3
ü Analisa Kebutuhan Sistem meliputi Membuat data flow diagrams, Dokumen prosedur logic untuk proses data flow diagram, Melengkapi kamus data / data dictionary, Membuat keputusan semistruktur, Mempersiapkan dan mempresentasikan proposal system, Merekomendasikan solusi optimal kemanajemen
ü Keterlibata personal meliputi Analis system, Manajemen user, Manajemen
4. Fase 4
ü Merancang system yang direkomendasikan meliputi :
Melakukan disain user interface meliputi Disain output, Disain input, Disain control system, Disain file dan atau database, Menghasilkan spesifikasi program, Menghasilkan table atau pohon keputusan
ü Personal involved meliputi Analyst, System designer, User management, User operations workers, Systems management
5. Fase 5
ü Mengembangkan dan mendokumentasikan program meliputi
Disain program computer menggunakan structure charts, Nassi-Schneiderman charts, and pseudicide
Pembuatan disain program
Pembuatan program computer
Dokumentasi software dengan help files, procedure manuals, dan Web situs dengan Frequently Asked Questions
ü Keterlibatan Personal meliputi Analis Sistem, Disainer system, Programmers, Manajemen sistem
6. Fase 6
ü Testing dan Implementasikan system meliputi Test and debug program computer, Test system computer, Peningkatan system
ü Keterlibatan personal meliputi Analis Sistem, Disainer system, Programmers, Manajemen sistem
7. Fase 7
ü Implementasikan dan evaluasi system meliputi Konversi Rencana, Pelatihan user, Pembelian dan installasi perangkat baru, Meng-Convert files, Installasi system, Melakukan Review and evaluasi system
ü Keterlibatan personal meliputi Analis Sistem, Disainer system, Programmers, Manajemen user, Pekerja operasi, Manajemen sistem.
Peningkatan sistem dengan alasan berikut:
Ø Menambah fitur tambahan pada sistem
Ø Kebutuhan bisnis dan pemerintah berubah setiap waktu
Ø Teknologi, hardware, dan software berubah sangat sepat
D. Tool CASE
Tool CASE adalah otomatis, paket software secara microcomputer untuk analisa dan didesain system. Ada empat alasan untuk penggunaan tool CASE yaitu:
1. Untuk meningkatkan produktifitas analis system
2. Perantara komunikasi antara analis dan user
3. Menyiapkan kontinuitas diantara fase siklus hidup
4. Untuk mengetahui pengaruh dari maintenance
Tool CASE dibagi menjadi beberapa katogori yaitu:
Upper CASE (front-end CASE), digunakan untuk melakukan analisa dan desain
Lower CASE (back-end CASE).
Tool ini men-geterate kode sumber bahasa program dari disain CASE
Integrated CASE, melakukan fungsi upper and lower CASE
Analisa dan perancangan system berorientasi obyek
Ø Analisa dan disain berorientasi Obyek/Oriented (O-O) digunakan untuk membuat program berorientasi obyek
Ø Pemograman O-O tidak hanya mencakup kode tentang data, namun juga instruksi tentang operasi yang harus ditampilkan atasnya
Tipe Analisa dan Disain O-O
Ø Ada tiga analisa dan disain O-O :
Analisa berorientasi Obyek / Object-Oriented Analysis (OOA)
Disain berorientasi obyek / Object-Oriented Design (OOD)
Unifield Modeling Language (UML), suatu bahasa standar pemodelan berorientasi obyek
E. Metodologi Alternatif
Me Metodologi alternative adalah tersedia untuk analisa system.
Yang termasuk dalam metodologi alternatif yaitu :
Ø Prototyping
Ø ETHICS
Ø Project champions
Ø Soft System Methodologi
Ø Multi-view